







SUKOREJO – Jurusan Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiver SMK Negeri 2 Sukorejo kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi kesehatan bagi anak usia dini. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Lecari ini diikuti puluhan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dengan antusiasme yang luar biasa. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari kompetensi keahlian yang dipelajari siswa di kelas, yaitu memberikan pelayanan keperawatan dasar dan pengasuhan yang humanis.Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan anak. Selanjutnya, siswa SMKN 2 Sukorejo memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak, yaitu melalui poster edukatif “Ayo Sikat Gigi”, demonstrasi model gigi, serta praktik sikat gigi bersama. Anak-anak tampak sangat bersemangat mengikuti setiap instruksi, mulai dari cara memegang sikat gigi yang benar, teknik menyikat gigi, hingga kumur-kumur. Keceriaan mereka menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan.Ketua Jurusan Layanan Penunjang Keperawatan & Caregiver menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini, khususnya kesehatan gigi dan mulut yang sering terabaikan. “Ini adalah bagian dari pembelajaran berbasis project bagi siswa kami. Mereka tidak hanya belajar teori tentang tumbuh kembang anak dan personal hygiene, tetapi langsung praktik menjadi seorang caregiver dan penyuluh kesehatan. Kami berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak TK dapat membiasakan sikat gigi dua kali sehari dan orang tua lebih peduli terhadap kesehatan anak,” ujarnya.Kegiatan diakhiri dengan pembagian bingkisan sehat dan brosur edukasi kesehatan untuk dibawa pulang. Para guru TK dan orang tua yang hadir memberikan apresiasi tinggi kepada SMKN 2 Sukorejo, khususnya Jurusan Layanan Penunjang Keperawatan & Caregiver, atas kepeduliannya terhadap kesehatan anak-anak di lingkungan sekitar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara sekolah kejuruan dengan masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus membuktikan bahwa SMKN 2 Sukorejo tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga tenaga kesehatan yang berkarakter peduli dan mengabdi.












Tinggalkan Balasan